Translate di sini

Saturday, March 2, 2013

Jika Skripsi itu Hukumnya Sunnah

Skripsi di Indonesia sering jadi momok bagi sebagian besar mahasiswa. Itu berlaku juga buat lo. Itu berlaku juga buat gue.

Dulu ketika masih di level S1, gue menghabiskan satu setengah tahun untuk menyelesaikan skripsi. Waktu yang panjang untuk sebuah skripsi dan waktu yang panjang untuk menjalani hubungan pacaran.
Coba hitung brapa banyak penderitaan yg dirasakan sepasang kekasih selama satu setengah tahun?

Dan sebenarnya realita yang terjadi, total aktif gue ngetik skripsi gue itu hanya 4 bulan. Jadi 1,1 tahun masa penyelesaian skripsi gue itu lebih didominasi rasa malas mengetik.

Ngomong ngomong apakah skripsi itu penting? Gue rasa tidak.
Toh skripsi gue yang akhirnya selesai di tahun 2009 itu nggak kepake pas gue harus bekerja. Tuh...

Jikalau skripsi itu hukumnya sunnah, gue yakin, akan lebih banyak pemuda indonesia yang sukses daripada yang terjebak di kampus hingga bertahun tahun.

Atau mungkin bisa juga pemilik universitas yang ada di indonesia itu melakukan konspirasi dengan para dosen? Bukankah semakin lama terjebak di kampus itu berarti semakin banyak rupiah yang mengalir untuk universitas?
Ooh.. baru saja terlintas di benak gue, makanya pemilik universitas itu kaya kaya.

Oke. Kalau begitu, gue bikin universitas sekalian deh.
Sekian, gue mau googling 'how to build your own university' dulu.

Bye

Friday, January 25, 2013

Wednesday, January 23, 2013

The Jet Lag and gue

Ada yg pernah jet lag?
Bukan hal yg menyenangkan ketika kalian mengalami jet lag saat sedang piknik.

Tips dari gue ketika kalian jet lag adalah lakukan seperti yg gue lakukan, yaitu:
Saat tiba di kamar hotel, cari es batu yg banyak. Di cina biasanya ada mesin pembuat es batu gratis yg bisa kalian jarah es batu nya sampai habis.

Bawa plastik besar lalu pergilah ke mesin itu, tampung es batu sebanyak banyaknya. Kalo bisa sampai habis seperti yg gue lakukan saat itu.

Setelahnya, pergilah ke kamar mandi di dalam kamar hotel, jangan kamar mandi di lobi karena saya pastikan dan yakinkan tidak ada bathtub di sana. Jadi tetaplah pergi ke kamar mandi hotel kalian, lalu cemplungin semua es batu ke bathtub dan buka keran air dinginnya. Jangan yg air panas.

Kenapa bukan yg air panas? Karena kalau kalian berendam di air panas, yang terjadi adalah kalian akan tertidur dan beberapa jam piknik kalian akan terbuang dalam mimpi. Percaya deh sama gue...

Kembali ke bathtub. Setelah air dingin memenuhi bathtub kalian, sekarang kalian punya air super dingin. Jangan diminum! Karena itu tidak cool kalau harus minum air bak. Percaya lagi deh sama gue..

Berikutnya yg harus kalian lakukan adalah, BUKAN BERENDAM! Karena kalau kalian berendam, niscaya kalian akan gemetaran. Kalau tidak percaya, coba saja sendiri, gue nggak.

Yg harus kalian lakukan sekarang untuk mengatasi jet lag adalah, cemplungin kaki kalian dan rendam itu di air super es tadi selama 15 menit saja.

Dan ketika gue melakukan itu di kamar hotel gue, kaki gue............... kram.

Dan gue tidak bisa jalan selama beberapa waktu. Dan ngantuk gue hilang dalam sekejap. Dan itu berarti jet lag gue bisa teratasi.

Dan lalu gue membuat hipotesis:

Perjalanan udara + negara yg jauh = jetlag

Jetlag + Air super es = kram

Kram = jetlag free

Maka itu jangan lupakan es batu dan air dingin dalam bathtub dalam menemani perjalanan jauh anda dengan pesawat terbang.

Sekian dan semoga kram kalian luar biasa

Sunday, January 13, 2013

On the Street We Trust by ezra igor

Ini adalah project fotografi gue. Dan gue pikir, tidak perlu kamera mahal untuk menciptakan sebuah foto yang sekiranya bisa menjadi sebuah karya elegan.

Street Photography dapat menjadi sebuah opsi yang menarik bagi pecinta dunia fotografi seperti yg gue bikin dalam postingan kali ini.
Foto foto yang bisa kawan kawan nikmati ini gue ambil pake kamera android gue dan berlokasi di Semarang dan Bandung.

Selamat menikmati 'On the Street We Trust' berikut ini

Saturday, December 8, 2012

You jump I jump like in Titanic the movie bukan yang sinetron

Bandung sedang sering hujan.
Semarang juga, Jakarta juga, Palembang juga, Perth mungkin

Tadi sore, hujan sangat deras turun dengan gagahnya di daerah kosan gue. Petir menyambar, sungai meluap, tikus mencicit, kucing menyambar tikus yang mencicit tadi.

Hal yang paling menyebalkan dari hujan tadi sore adalah, kamar gue bocor! Bocor karena keluarga tikus yang menghuni plafon di atas kamar suka ikut ikutan moshing kalo gue lagi nyetel lagu keras. Jadi deh eternit gue pecah pecah.

Ketika hujan turun dengan sangat derasnya, tiba tiba para anggota keluarga itu moving very fast.. sedetik atau dua detik kemudian, byuuuurrr.. air membasahi tembok kamar gue..

Whadafuq... apaan nich? Gue tersentak..
Ternyata memang sudah lama eternit kamar gue tergenang air.. dan karena hujan sangat lebat sore ini, air yang menggenang semakin banyak dan meluber ke dalam kamar.

Ya sudah deh.. namanya anak kos. Harus siap sedia dengan keadaan seperti ini

Semoga anak anak kos yang lain yang mengalami hal yang sama kayak gue diberi ketabahan lebih..

Akhir kata, gue mau kirim salam untuk Diego di Italia.. dan juga untuk Alicia di Prancis..

Thursday, December 6, 2012

F**K

Gue malam ini sedang tidak baik!